Pages

Tuesday, 3 November 2009

Ulang Tahun Chacha


kelas begitu sepi karena sebagian besar penghuninya memilih untuk menghabiskan waktu di kantin. Cuma ada Chacha dan Zia yang setia menunggui ruang 303.

“ Anak-anak kenapa sih, Zi? Kok pada gitu sama gue?”tanya Chacha.

Zia yang sedang repot menggoreskan-tinta pulpennya yang macet, menatap Chacha.” Gitu gimana?”

” Pada cuek gitu, gue ajak ngomong pada langsung kabur ninggalin gue. Salah apa sih gue sama mereka?”

” Biasa aja ah, Cha. Perasaan lo doang itu mah.”

” Iya kali ya...”

Chacha lalu pura-pura menyibukkan dirinya dengan asyik mengetik sms pada pacarnya, Ibob. ” Zia juga sama aja... gue curhat malah gak niat ngedengerinnya.” katanya dalam hati.

” Cha!” panggil Gigie.

” Ya.” jawabnya sambil tersenyum. ” Akhirnya Gigie ngajakin gue ngomong juga,,,” ujar Chacha dalam hati.

” Tolong yah, lo bilangan tuh sama pacar lo yang baru belajar FB jangan sembarangan kalo ngewall di FB orang.” kata Gigie ketus.

” Maksudnya? Emang Ibob ngetik apa di FB lo?” tanya Chacha bingung.

” Tanya sono sama pacar lo!”

“ Ya elah Gie, Cuma ngewall doang dia, biasa aja kali. Gue juga sama Ila suka kan iseng di wall elo...Ibob juga kan lagi belajar.” kata Vega mencoba menengahi.

Gigie menatap sinis ke arah Vega. “ Beda Ga isinya.. ini tuh bikin malu gue tau gak?! Yang punya FB kan bukan cuma gue sama Chacha doang, lo tau sendiri friend list gue banyak. Jadi banyak orang yang ngebaca isi wall-nya dia!” katanya dengan nada suara yang meninggi.

Teman-teman sekelas mereka menatap mereka bingung. Kia, si peraih cum laude melihat ke arah Vega dan dengan suara yang begitu pelan bertanya,

” Ada apa sih, Ga?” namun cuma di jawab dengan gelengan kepala Vega.

” Gie,,” panggil Chacha pelan.

Gigie menoleh dan menatap Chacha sebentar. “ Kalo kayak gitu, cowok lo bukan lagi belajar Fb-an, Cha. Tapi baru belajar ngomong.” Katanya ketus lalu meninggalkan kelas.

Chacha menatap Ila yang langsung memalingkan wajahnya. Zia yang berdiri di samping Chacha bingung harus berbuat apa. Chacha pun terduduk lemas dan langsung menyibukkan diri dengan handphonennya. Chacha tau, kalo Gigie sudah kembali masuk ke kelas bersama Vega. Tapi Chacha gak berani untuk mendongakkan kepalanya untuk melihat Gigie. Ia gak sanggup melihat mata Gigie yang begitu dingin setiap menatap Chacha.

Tiba-tiba Zia menepuk punggung Chacha. “ Elo ulang tahun kan ya, Cha hari ini?” tanyanya.

” Iya.” jawab Chacha. Ia ingat yang baru mengucapkan selamat padanya hanya Mama-papa dan Ibob saja. Tidak ada ucapan selamat dari teman-temannya di sini. Menyedihkan.

” Hei kawan-kawan, hari ini kan chacha ulang tahun!” umum Zia ke teman-teman sekelasnya. Mereka hanya tersenyum mendengar pengumuman dari Zia.

” Penting banget ya, Zi?” celetuk Ila sinis.

Suara Ila memang pelan, tetapi suara itu mampu membuat perasaan Chacha menjadi tak karuan. Chacha sedih sekali mendengar ’bantal berjalan’ kesayangannya berkata demikian. Chacha ingin sekali pulang...

” Vega!!!!” teriak Gigie kepada Vega yang duduk di seberangnya. ” Masa ada yang ngirimin email gini ke gue, ” lo mang bener suka maen sama om-om?”. Gitu, Ga....”

” Apus langsung Gie.”

” Udah.”

” Kok bisa ada yang nanya gitu, Gie?” tanya Ila bingung.

Gigie melirik ke arah Chacha yang tepat duduk di depannya. ” Gara-gara ada orang yang baru belajar FB ngewall gak sopan di FB gue.” katanya jutek.

” Apa sih isinya? Lebay amat gaya lo...”

“ Gigie, awas tuh bibir ntar jatoh nanti gak ada om-om yang mau sama lo lagi lohh.....” Gigie mengutip wall yang di kirim Ibob ke Fbnya yang langsung ia hapus kepada Ila.

“ Bussssetttt...... parah bangetttt!!!!” komentar Ila.

” Tau ah! Bete banget gue.” Gigie lalu bangun dari duduknya dan keluar dari kelas. Gigie tau kalo Mami memanggil namanya, tapi ia gak mau dengar dan memilih untuk kabur dari kelas secepat yang ia bisa.

” Vega, Gigie kemana tuh?” tanya Mami khawatir. ” Cari, yuk!”

Vega mengangguk setuju, jadilah ia dan Mami pergi mencari Gigie. Gigie yang udah terlanjur BT menolak untuk kembali ke kelas. Akhirnya, Mami memutuskan untuk menemani Gigie yang ingin ke ITC.

Vega kembali ke kelas, ia mendekati Chacha. ” Gak ngerasa bersalah yah elo. Gak sadar apa temen lo sampai kayak gitu gara-gara siapa?!” katanya.

” Gue gak tau apa-apa, Ga...”

” Alah. Tuh FB kan punya lo masa lo gak tau apa-apa sih?!”

Chacha mengurungkan niatnya untuk membalas ucapan Vega karena dosen manajemen RS-nya telah datang. Jadilah, selama hampir 2 jam matakuliah ini berlangsung agak menegangkan.

Kuliah usai, semuanya bersiap pulang. Begitu pula dengan Chacha yang merasa lelah dengan semua kejadian yang menimpanya hari ini. Sosok Gigie yang sedang berjalan bersama Mami menghentikan langkahnya.

“ Gie!” panggil Chacha.

Malas-malasan Gigie menengok ke arah Chacha. “ Apa?”

“ Gue sama sekali gak tau Gie, tentang wall di FB lo...”

“ Yang di pake Ibob kan FB lo, masa lo sama sekali gak tau sih?! Parah amat lo.”

“ Nanti gue tanya ke Ibob deh, Gie.”

“ Bakalan ngaku apa dia?!”

Tanpa bisa di cegah adu mulut itu pun terjadi. Gak tanggung-tanggung mereka beradu mulut di koridor depan kelas mereka. Untung saja saat itu keadaan itu sedang sepi, jadi mereka gak jadi tontonan akibat ulah mereka.

” Terus elo maunya gimana sih, Gie? Gue beneran gak tau apa-apa.. Ibob hari ini ngejemput gue nanti deh gue tanyain ke dia.”

“ Capek gue ngomong sama lo!”. Gigie menarik nafas panjang. “ Gini aja deh Cha, Happy Birthday yahhh!!!!!” Gigie mengeluarkan sebuah kue berwarna kuning yang berukuran kecil kemudian menyodorkan kue itu pada Chacha.

Sejenak Chacha bengong, ia masih bingung dengan pemandangan di depannya saat ini. Chacha kembali sadar, saat teman-teman sekelasnya menyanyikan lagu Happy Birthday untuknya.

” Ahhhh...sialan lo semua!!! Parah...parahhhhhh...” omel Chacha.

“ Pie Bedey yahhh...” ucap Vega sambil membawa satu lagi kue.

“ Dasar bocah kurang ajar!! Udah ngomelin gue lo tadi. Reseee......” Chacha pun mencium pipi Vega dan pipi teman-temannya yang lain seperti Ila, Gigie, Zia, Mami, dan Tika. Chacha pun menyuapi secara paksa kue tart ke mulut sobat-sobatnya yang udah berhasil membuat tangannya panas-dingin hari ini.

>setori@setikes<

ugaharii

No comments: