Pages

Sunday, 22 August 2010

The Express Love


Dia datang bersama angin
membawa asa beserta bahagia
Merengkuh tubuhku dalam peluknya
Menghangatkan hati yang telah membeku

Namun sayang,
Di saat ku terbuai dan luluh
Angin menerbangkannya hingga menjauhiku
Ia membumbung ke angkasa senja
Lantas menghilang tanpa jejak
Juga, takkan pernah kembali...

Dan, di sini ku terjatuh
terjerembab menukik ke tanah bumi
Mengasihi diri yang tak berdaya

Ku beri nama kisah ini sebagai
The express love,
Karena sepintas ia datang
Namun setelah menoreh satu rasa
Yang tak hilang sepanjang masa

2 comments:

Sang Cerpenis bercerita said...

secepat ia datang, secepat itu pula ia pergi ya

Nuylicious said...

yep, and make me hurt so deep.....hehehehe