Pages

Tuesday, 28 September 2010

For who ever you are

Baby I don't know who you are. You, that will be my last, that will be my leader and that will be my partner life. I just wanna write this. Write something that hit my head so hard, write something that always whispered by my heart. Who ever you are, trust me when I said "I miss you and can't wait till the time make us meet each other". Yeah, I want you here. Stay with me, walk in my right side, protect me, treat me as a princess and walk hand in hand to through this life.

Baby, I don't have any idea bout you. I just making sure my heart if you still do your life duty that make us can't see each other. But, believe me babe, I will stay here and do my duty. So, when us meet each other we will became a solid team and we will love each other.

And baby, I don't who you are, but you must know that I will be there when you wait and looking for me. :)

*For, who ever that will be my last and I don't know who is he.*


Friday, 24 September 2010

BERAT BADANMU, BERAT BADANKU

Saat kita sedang berjalan dan ada orang bertanya, "Berapa berat badanmu?"

Bagaimana sih rasanya? Bagi yang bertubuh subur (baca: gemuk), rasanya kesal dan malu untuk menyebutkan angka berat badannya. Lha wong, sama timbangan aja musuhan. hehehehehe. Sedangkan untuk orang dengan berat badan kurang (Baca: K.U.R.U.S), juga tidak bisa bangga. Seolah-olah orang tersebut ingin meledek walau sebenarnya sama sekali tidak bermaksud seperti itu. 

Nah, gimana sih supaya punya berat badan ideal? Untuk yang kurus, anda hanya tinggal menambah porsi makan, akupuntur, atau mengkonsumsi vitamin atas saran dokter. Kalau yang kegemukan gimana?? Ya, DIET.Tapi, sebagaimana yang kita ketahui, diet itu bukanlah hal yang gampang. Saya pernah mencoba diet bahkan sampai memakai korset supaya perut terasa cepat kenyang setiap makan , tapi rasanya sulit sekali. Sehari-dua hari saya masih kuat untuk nahan keinginan makan yang banyak. Tapi, dihari ketiga saya gak kuat dan akhirnya makan sepuas-puasnya. Dendam sekali melihat makanan, deh! Hehehehehehe. :P

Namun, jangan takut. Masih banyak cara untuk bisa mendapatkan berat badan yang ideal. Saya mendapat tips diet dari dosen saya yang sangat mudah dan tidak mengandung efek samping seperti halnya jika kita mengkonsumsi obat pelangsing yang banyak dijual di apotek. Mau tahu dietnya gimana? Cekidot gan!!!!

Diet I:
* Pagi, sarapan dengan sepiring pepaya dan minum air putih
* Setelah itu sampai jam 12 siang tidak makan apapun kecuali minum air putih
* Ketika jam 12-2 siang silahkan makan apapun sepuasnya dan sekenyang-kenyangnya.
* Jam 2 siang-7 malam tidak mengkonsumi apapun kecuali air putih.
*Jam 7 malam, makanlah pepaya satu piring dan minum air putih.

Pepaya yang telah dikonsumsi akan mengeluarkan lemak dalam tubuh melalui proses BAB, sehingga jika hal ini dilakukan secara teratur dalam satu minggu berat badan akan menyusut. Salah satu teman saya yang sudah mencoba cara ini mengakui jika dalam satu minggu berat badannya telah turun 4 kg.

Lalu, bagaimana bagi anda yang tidak menyukai Pepaya? Anda dapat mengkonsumsi 2 buah pisang  dan air putih saat sarapan. Karbohidrat yang juga terkandung dalam Pisang akan menyediakan energi bagi anda sampai jam makan siang tiba. Saat jam makan siang, anda bisa mengkonsumsi jenis makanan apapun sekenyangnya, dan saat malam hari anda kembali mengkonsumsi pisang dan juga air putih.
Dosen saya menggunakan cara ini dan terbukti tubuhnya masih saja langsing hingga hari ini. :)

Kalau anda juga tidak suka dua jenis buah-buahan tersebut diatas, anda masih tetap bisa diet. Caranya, anda tidak perlu mengkonsumsi apapun. Cukup konsumsi apel sebanyak tujuh kilogram sehari.

Gimana? Jenis diet yang mudah, alami dan aman dari efek samping bukan?

Well, akhir kata, selamat mencoba kawan!!! :)

sumber: Bu Tirta Yenti, SKM MM

Wednesday, 22 September 2010

Yang Penting Ikhlas

Pagi blogger, gimana harimu kemarin?

Saya kemarin main kerumah teman saya di daerah Prumpung, Kab. Bogor. Sebenarnya kami ini sama-sama tinggal di daerah kabupaten Bogor, tapi entah kenapa daerah tempat tinggal saya sangat lebih jauh dari pusat kota Bogor, sepertinya daerah saya daerah buangan ya. Padahal, Bupati kabupaten Bogor yang sekarang asalnya dari daerah saya, tapi kok ya masih sedikit sih pedulinya sama daerah kelahiran sendiri??? *curcol* heheheee.

Oke, pulanganya dari rumah teman saya, saya naik kereta tut-tut-tut yang udah butut. Awalnya saya kaget sendiri pas lihat keretanya dari jauh, banyak banget spiderman dan supermen alias penumpang yang duduk di depan lokomotif (bukan didalam, ya) dan penumpang yang duduk di atas atap kereta. Saat saya ngelongok ke dalam kereta, ternyata tidak terlalu penuh, thx to spiderman dan superman itu. :), hahahahaha. Awalnya saya gak dapat tempat duduk, jadi berdiri dengan pose yang gak banget karena rada kesel sama pedagang yang tetep maksa masuk walau keadaan penumpangnya sendiri udah susah untuk berdiri, jadi deh tuh pedagang nyenggol-nyenggol saya, gimana gak keki coba? huhuhuhu.

Akhirnya, saya dapet tempat duduk juga setelah menunggu berabad-abad (hiperbol sangat, :P). Tapi, belum lama saya duduk, datanglah seorang pengemis  yang berusia remaja. Dalam hati saya miris lihat anak remaja itu berngesot-ngesot di lantai kereta yang kotor dan meminta-minta pada para penumpangnya dengan rada maksa. Padahal, dia kuat untuk bekerja dengan pekerjaan lain. Masa masih remaja cuma bisa ngesot-ngesot doang sih, enggak kan? Karena faktor itu saya jadi kurang sreg untuk memberinya uang. Tapi, tiba-tiba mbak yang duduk disebelah saya berbalik badan dengan wajah yang nunjukin kalo dia jijik.Saya tanya kenapa mbak itu balik badan, si mbak nunjuk ke arah pengemis yang sedang batuk-batuk. Saya tanya lagi, "Ngapain dia mbak.?"
Si mbak jawab, "Muntah dia."
Ooowwww.... ya, dia muntah di samping mbak itu. 

Well, wajar aja sih kalo si mbak itu jijik, tapi kok saya juga jadi kasian ya sama si pengemis remaja berambut pirang itu? Saya mikir, apa dipaksa atau karena ada lain sampai-sampai lagi sakit aja masih harus ngesot-ngesot dan minta-minta ke penumpang kereta? 

Karena kasian lihat dia, akhirnya saya ngasih aja sedikit uang ke dia supaya dia juga mau pergi, untung bapak-bapak di depan saya juga ngasih jadi deh dia pergi mengesot-ngesot lagi.

Saya sempat mikir, apa itu modus baru dalam dunia perminta-mintaan? Trik muntah didepan penumpang yang bilang "Maaf" sambil senyum tanpa melemparkan koin padanya? Tapi, apa iya ada yang mau rela memuntahkan isinya lagi demi uang 500 perak atau 1000 rupiah saja?

Ah, apapun itu yang penting kita ikhlas menolongnya, kalo pun dia bohong toh dosanya di tanggung sendiri oleh dia. hehehehehe. :D

Tuesday, 21 September 2010

Kakiku masih mampu tuk menopang
beban ini
Diamku masih sanggup tuk cegah
ucapan kasar ini
Namun, sampai kapan ku harus
mematung dan berdiam diri?
Sementara engkau berkemas-kemas
hendak  pergi.......




Saat Kita Berjalan dan Belajar

Selamat pagi blogger!!! Pagi ini saya memutuskan untuk bangun dari tempat tidur saya setelah adik bungsu saya was-wes-wos gak jelas nyanyi lagu Eanie Meanie-nya Justin Bieber. Dengar artikulasinya yang gak jelas itu sukses bikin saya pusing. Hohohohoho. -__- makanya saya langsung kabur. hihihihihi.

Well, kemarin saya dan temang-teman saya nonton film Sang Pencerah.Waw, wajib tonton banget deh tuh film!!! Film itu memang film autobiografinya Hadji Ahmad Dahlan, tapi si sutradara cerdas Indonesia, Hanung Bramantyo, serta para pemain yang berkelas seperti Lukman Sardi, Zazkia Adya Mecca, bahkan aktingnya Ihsan Taroreh si bintang Idol sangat memukau hingga berhasil membuat film itu begitu apik dan mengandung banyak sekali pesan yang begitu dibutuhkan oleh manusia-manusia jaman sekarang.

Ahmad Dahlan sangat tidak takut ketika dia  harus berbeda pendapat dengan kyai-kyai yang usianya lebih uzur daripada beliau, bahkan beliau juga berbeda pendapat dengan kakak iparnya. Namun, Ahmad Dahlan tetap berjalan sesuai dengan prinsip yang telah dipelajarinya dan ia yakini jika itu benar. Ahmad Dahlan tidak ragu untuk menggunakan kursi, meja, papan tulis, biola yang pada zaman itu lebih dikenal sebagai barang-barang milik orang kafir. Dan, dengan cerdasnya Ahmad Dahlan membuat seorang kyai malu dengan  kata-katanya sendiri tanpa pernah Dahlan menggunakan kata-kata kasar. Walau banyak orang yang bersebrangan dengannya, Ahmad Dahlan tidak menyerah untuk membuat orang percaya jika Islam bukan agama mistik atau penuh takhayul. Bahkan Ahmad Dahlan ingin agar orang mengenal Islam sebagai suatu agama yang indah dan bisa bekerja sama dengan orang lain. Agamamu-agamamu, Agamaku-agamaku, atau istilah jaman sekarang: ELO-ELO, GUE-GUE. hehehehe. ^^.

Ada satu kalimat dari Nyai Walimah, istri Ahmad Dahlan, saat Dahlan berkata jika ia tidak tahu apa yang ia lakukan adalah sesuatu yang benar atau yang salah. Sang istri dengan bijak menjawab: "Jika kita tahu apa yang kita lakukan benar atau salah, kita tidak akan pernah belajar". 

Ya, saya rasa nyai Walimah benar. Saat kita tidak pernah tahu apa yang kita lakukan benar atau salah, maka kita tidak akan pernah berhenti untuk belajar dan mencari tahu. Andai kita lebih dulu mengetahui jika kita salah atau benar, pasti rasanya malas untuk belajar dan mencari tahu kebenarannya. 

Dari film ini, banyak hal yang bisa kita pelajari. Arti toleransi yang sebenarnya, kesetiaan, komitmen, perjuangan, ketegasan pemimpin, dan arti sesungguhnya wanita bagi seorang pria. Ini semua menurut saya sudah jarang sekali ditemukan saat ini. Setuju? :)

Maka, sayang sekali kalau film ini sampai dilewatkan meski anda bukan muslim sekalipun. Jadi, coba deh ke bioskop dan tonton film ini, banyak sekali hal-hal yang bisa kita dapatkan dan kita pelajari. :D

Sunday, 19 September 2010

Lagu-Lagu

Suatu hari adik saya yang paling kecil datang ke kamar saya dan bilang, "Kak, setel lagunya justin bieber dong yang Baby."

Saya mandang dia gak percaya. Tapi dia tetap minta saya buat nyetel lagunya Justing Bieber yang berjudul Baby. Setelah saya setel, dia terlihat begitu menikmati lagu Justin yang memang asyik dan easy listening. Adik saya yang gak fasih berbahasa inggris pun jadi nyoba-nyoba ngikutin nyanyi lagu itu walau hasilnya malah belepetan gak jelas. 11-12 sama orang lagi baca mantra. Di situ saya takjub, adik saya itu masih kelas 3 SD sedangkan lagu-lagu Justin Bieber sama sekali bukan untuk anak-anak seumuran dia. Dan, setelah saya pikir, adik saya yang satu lagi pun tidak jauh berbeda. Anak kelas 6 SD itu gemar sekali dengan lagu-lagu milik Changcuters dan band-band yang selalu bikin lagu khusus untuk remaja dan dewasa. Dan, sepertinya 'keterpaksaan' untuk menyukai lagu-lagu orang dewasa bukan hanya terjadi pada adik saya. Tetapi juga melanda anak-anak kecil lainnya.

Hal itu saya rasa karena saat ini telah terjadi 'kelangkaan' penyanyi cilik. Tidak seperti saat tahun 90an atau zaman saya seumur mereka yang banyak sekali memiliki penyanyi-penyanyi cilik. Siapa yang tidak mengenal Joshua dengan lagu "di obok-obok", Eno Lerian "Dudidam", Chiquita Meidy "kukukuku", Trio Kwek-Kwek dll.

Coba bandingkan dengan sekarang, mana penyanyi anak-anak yang terdengar gaungnya? Duh, sudah langka sekali sepertinya. Masih untung sekarang sudah ada acara anak-anak seperti Jalan Sesama, Si Bolang, Laptop Si Unyil sehingga membuat adik-adik kita bisa merasakan bahagianya menjadi anak kecil yang tidak menonton sinetron-sinetron meaningless yang banyak beredar sekarang ini.

Yah, sekarang sih saya mencoba untuk mem'PDKTan' adik saya dengan lagu-lagu seperti SATU NUSA SATU BANGSA, IBU KITA KARTINI, dan lagu-lagu wajib lainnya. Berhubung, gak tau lagu anak-anak yang bagus sekarang tuh apa. hehehehehehehehe

Saturday, 18 September 2010

Nama

Yang namanya lebaran dan liburan pasti bikin kita bisa berkumpul lagi dengan anggota keluarga lain yang jarang ditemui. Begitu juga dengan keluargaku yang tersebar dimana-mana. Saat mudik kemarin, dihari terakhir kami mau pulang, kami bertemu dengan om ku yang sudah beberapa tahun bener-bener gak ketemu. Saat kami dalam perjalanan pulang tiba-tiba adikku yang paling kecil bertanya, " Kak, Tulus tuh artinya apa sih?"

Sebelum jawab, aku diem dulu. Anak kelas 3 Sd ini denger darimana tuh kata? Kemudian ku jawab, "Tulus itu artinya sikap seseorang yang berbuat sesuatu tanpa pamrih, Iklas."

"Oh, Tulus itu Iklas ya, Kak?" tanya dia memastikan.

"Iya." kataku.

kemudian, dia manggut-manggut dan bilang, "Berarti Om Tulus itu Om Ikhlas, dong. Aku manggilnya Om Ikhlas aja ah.!"

?????

Friday, 17 September 2010

Jalanan


 jalanan dari dalam mobil  



Malioboro oh malioboro

Apa kabar blogger??? Baru bisa posting lagi nih, maklum habis mudik ke kampung halaman orang tua. Males ke warnet dan sinyal juga dikit jadi gak bisa ngeblog deh. Heheheheh.

Lebaran kemarin, saya dan keluarga berangkat mudik ke Kutoarjo dan magelang. Tujuan pertama kita adalah Kutoarjo yang jadi kampung halaman ayah saya. Dari Kutoarjo kita baru ke Magelang, kampungnya Ibu. Karena dua adik saya ribut pengen ke Malioboro, akhirnya perjalanan ke Magelang muter lewat Jogja supaya bisa mampir ke Malioboro. Kita berangkat setelah solat Zuhur. Yang bikin heran, kok ya jalanan tetep aja macet walau gak parah-parah banget. Jalannya ngerayap-rayap pelan. Tapi karena pemandangannya emang bagus, jadi gak terlalu jadi masalah deh. Setelah berpegel-pegel ria di mobil, akhirnya mata kita nemuin titik cerah bahwa MALIOBORO sudah dekat. Rasanya senang sekali!!! Karena jalur yang biasanya tinggal lurus itu di tutup, kita pun muter lewat jalan yang saya tak tau namanya. Dan, taarrraaaaa.... Kami mendapati antrian mobil yang paaaannnnnjjjjjjaaaanggggg sekaliiii. Saya cuma bisa telan ludah. Glek!!! Mau masuk sana jam berapa? Belum cari parkir yang sama susahnya dengan cari jarum ditumpukan jerami sedangkan waktu sudah menunjukkan jam 4 sore dan tanteku yang cantik sudah terus-terusan bertanya: "Unu udah dimana? si mbah nanyain terus tuh." Walah-walah. Akhirnya kami putuskan untuk keluar dari antrian dan tanjap gas menuju Magelang.

Jalan yang berliku dan berlinang hujan menyambit kami dalam perjalanan menuju magelang, setelah itu kami terjebak macet di Tamanagung (gak tau nama daerahnya) sampe ke Londo atau Blondo gitu, karena ada perbaikan jalan. Mobil cuma bisa maju sesenti doang, oke lebay. Maksudnya, jalannya ngerayap pelan-pelan, dari jam 5 sore baru bisa jalan dengan lancar sekitar jam 7an. Bisa bayangin kan gimana sebelnya nunggu?? Untung kami sempet berhenti sebentar untuk solat magrib jadi bisa berdiri sebentar itung-itung ngerenggangin badan yang pegel.Gara-gara macet dan rute yang mutar jauh, saya dan keluarga saya baru sampai Magelang jam setengah 9. Hah, betapa LANCARNYA jalanan saat ini!!!!

Nah, blogger sekalian, gimana libur lebarannya??

Thursday, 9 September 2010

Lebaran Lebaran!!!

Gak terasa ya bulan ramadhan sudah resmi berakhir sejak azdan magrib tadi berkumandang. Padahal, rasanya baru kemarin bangun males-malesan tiap jam setengah 4 dinihari dengan cara bangun yang gak seksi untuk saur, baru kemarin rasanya solat isya berjamaah dilanjut taraweh dan witir di mushola. Juga, mesti tutup kuping untuk bisa tidur karena tiap jam setengah 3 mendadak mushola ramai dengan suara tabuh2an untuk bangunin orang saur padahal saya lagi usaha buat tidur! huhuhu. Serta, baru kemarin juga rasanya telinga ini menjadi damai tiap dengar nasyid-nasyid yang berkumandang di mushola. Bulan yang indah dan penuh berkah itu telah berakhir sekarang. Kok jadi terharu yah?? Semoga aja taun depan masih dikasih kesempatan untuk bertemu Bulan Ramadhan lagi karena ibadahnya masih banyak yang bolong-bolong, hehheeh. Amien.

Ramadhan dan lebaran gak bisa dipisahin sama istilah yang satu ini. Istilah yang entah darimana asal dan mulanya. Sebuah kata yang bisa membuat isu politik menjadi tergeser karena rupanya istilah ini lebih punya karisma tersendiri bagi kebanyakan warga Indonesia. Apa sih itu? M U D I K ato P U L K A M ( Pulang Kampung). Ada yang  tahu gimana asal mula kegiatan ini? Yang jelas kapanpun mulainya, tradisi ini sudah menjadi begitu penting dan suatu kebutuhan yang sangat berarti untuk masyarakat perantauan. Setelah sekian lama hidup terpisah dari keluarga besar di kampung halaman, tentunya berkumpul bersama menjadi suatu kesempatan yang langka. Menjadi dekat dengan keluarga yang jarang ditemui, makan bersama, bercanda, istirahat sejenak dari semua rutinitas yang membosankan dan meruwetkan. Totally Refresing!!! Dan ternyata mudik juga membawa berkah lho! Tiket-tiket bus, kereta, pesawat, kapal tentu ludes terjual. Pendapatan tol juga berlipat ganda banyaknya. Penjual asongan dan kaki lima juga gak kelewatan ikut kecipratan rezeki juga. Wah, pokoknya kegiatan mudik itu bisa memberi berkah juga untuk sodara-sodara kita yang lain. :)

Buat para blogger yang mudik, hati2 dijalan yah ...... Minal aidzin wal faizin mohon maaf lahir batin. :)

Tuesday, 7 September 2010

Rambut

Seperti biasa kemarin siang aku main ke  tempat tetehku. Tujuannya sih mau numpang nonton film gara-gara DVD di rumah lagi angot, huhuhuhuh, kasian ya?? hehehehehe. Pas sampai sana, tumben-tumbenan ponakanku yang baru berumur 3 taun nyambut kedatanganku dengan senyum lebarnya. Dia langsung gelendotan minta di gendong.

Tiba-tiba tangannya dia iseng mainin rambutku dan dengan santainya bilang : "Rambut tante kaya mie," dan dia nyengir lebar.....

huhuhuhuhuhuh

Monday, 6 September 2010

Blackberry asli


A: eh, BB keren ya!

B: iya, emank keren. Baru sadar lo?

A: Nggak sih, tapikan sekarang banyak banget BB palsu.

B: AH, gampang kok bedain antara BB asli dan BB palsu.

A: Gimana caranya tuh?

B: lo liat aja BBnya, kalau ada telpon masuk tulisannya incoming ato bukan.

A: Oh, gitu ya...


Thursday, 2 September 2010

Beterai

Kemarin dengan kesadaran penuh mengingat si cammy (camdig saya) tidak ada baterainya, sehingga gak bisa berfungsi beberapa hari ini. Saya hendak beli baterai untuk dia. Berhujan-hujan ria di iringi lagu ratapan anak diri (lebay! haaha), diantara petir-petir yang menggelegar, disela-sela angin yang bisa menerbangkan saya, saya pergi ke sebuah minimart yang menjamur dimana-mana. Minimart ini berinisial I, silahkan anda tebak sendiri. Hehehehe.

Dengan PDnya saya masuki toko itu. Saat masuk, saya udah bisa melihat beberapa baterai AA yang memang saya butuhkan. Beterai ini gak seperti beterai bermerek alkaline lainnya. Di bungkusnya ada tulisan RECHARGE. Warnanya juga lucu, segar dengan nuansa hijau. Tanpa babibu dan pikir-pikir lagi, saya bawa tuh baterai ke meja kasir.

Sambil nunggu mbak-mbaknya mulai ngelayanin saya. Saya bengong-bengong sambil lirik-lirik benda apa saja yang dijual di toko itu. Saya baru nengok waktu mbaknya bilang, "Lima puluh lima ribu." Dengan tampang yang di cool-cool'in, mata saya tertuju ke komputer yang ada di meja kasir. Di layar komputer itu menunjukkan angka Lima Puluh lima ribu yang ngebuat saya terkaget-kaget.

What?!!! Batere doang LIMA PULUH LIMA RIBU?!!!! DUA BIJI DOANG LIMA  PULUH LIMA RIBU!!!! WHAT THE........

Rada nggak rela, saya ngambil uang lima puluh ribuan dan sepuluh ribuan. Setelah dapet kembalian saya senyum sama si mbaknya dan keluar dari toko. Dalam hati, rasanya mau nangis. Uang lima puuh ribu padahal lagi saya sayang-sayang karena ada yang mau saya beli tapi ternyata tuh uang amblas cuma untuk DUA BUAH BATERE DOANG!!!!

Ugh!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Wednesday, 1 September 2010

SEBUAH NAMA


”Honey doll?”
”Hmm,,,?”
”Lo namain flasdisk loHoney Doll?”
“Terus?”
“Nggak salah?”
Aku menggeleng, “Enggak.”
“Kenapa Honey Doll?”
“Kenapa lo harus repot-repot nanyain hal itu?” ku pandang ia dengan tatapan jengkelku.
”Kasih gue alasan.” ia masih memandang layar laptop lekat-lekat.
“Nggak ada alasan apapun, kok.”
“Pembohong.”
“Apa?”
“Elo, elo pembohong.”
“Enggak. Gue bukan pembohong.”
“Ya, elo adalah pembohong.”
“Eh, apa sih mau elo?”
“Alasan. Kasih gue alasan lo.”
“Alasan untuk apa?”
“Orang macam apa sih lo?!” dia memandangku galak. “Gue nanya, kenapa lo ngasih nama flasdisk lo, Honey Doll?” ia melunakkan suaranya.
Ku atur nafasku lalu ku palingkan wajahku dari matanya yang menatapku lekat-lekat “Elo manggil gue begitu.”
“Gue?”
“Iya. Nama itu pemberian elo. Elo pasti lupa. Iya kan?”
“Enggak. Gue inget.”
Ku pandangi wajahnya yang kini sudah tidak lagi tertuju pada layar laptop.”Kenapa lo keliatannya sangat terkejut?”
“Masa? Enggak ah.”
“Keliatan dari wajah lo.”
“Apa gue salah manggil elo dengan nama Honey Doll?”
“Jujur, gue suka nama itu.” Ku hembuskan nafasku pelan-pelan, teratur. “Karena, elo yang ngasih nama itu untuk gue.”
“Apa? Elo suka nama itu karena pemberian gue?”
“Iya. Lo bilang kalau gue adalah Honey Doll buat lo.” Aku menatapnya ragu untuk menilai ekspresinya.
”Apa lo inget arti nama itu apa?”
“Iya, gue  inget.”
“Kasih tahu gue artinya.”
“Honey doll adalah seseorang yang selalu mendengarkan elo saat elo punya masalah, dia juga bisa lo peluk ketika elo butuh kedamaian dan dipundaknya elo bisa nangis saat elo ada masalah. Dia juga teman yang setia.”
 “Benar, tapi dia nggak terlalu baik juga.”
“Maksudnya?”
“Honey doll hanya bisa mendengarkan, dia nggak pernah bisa memberi lo nasihat atau masukan untuk lo. Dia terlalu pasif. Dan, dia nggak cocok untuk merefleksikan diri lo lagi.”
Aku terdiam. Dalam hati, ku omeli tindakan terbodoh serta tertolol yang pernah ku lakukan yaitu menamai flasdisku dengan nama Honey doll serta membiarkan si rese ini membacanya. Aku sangat malu.
”Hapus.”
Ia yang sedang sibuk mengetik, menoleh dan memandangku takjub. ”Apa?”
”Hapus.” ulangku.
Ia masih tak mengerti, ”Apanya yang dihapus?”
”Nama Honey doll di flasdisc gue.”
“Elo yakin?” ia memastikan.
“Banget.” jawabku singkat.
Aku menahan nafas ketika jari-jarinya mulai bergerak untuk menghapus nama yang sangat berarti untukku itu. Dalam hati aku sedikit tak rela dan menyalahkan sikapnya yang terlalu polos padahal dia masih bisa untuk memaksaku untuk tidak menghapus nama itu. Tapi dia tidak melakukannya.
Ia menoleh dan memandangku. ”Selesai”. Katanya. Ia memutar layar laptop agar menghadap ke arahku. ”Lihat ini.” perintahnya seraya memamerkan sebuah nama.
”Honey Bee.” aku memandangnya, ”Apa itu?”
Ku lihat ia menarik nafasnya dalam-dalam, ”Gue udah bilang tadi kalau Honey doll udah nggak cocok lagi untuk lo.”
”Lalu?.”
”Nama ini lebih cocok untuk lo.”
”Honey Bee?”
”Ya, Honey Bee yang berarti Lebah.”
”Apa gue mirip lebah?”
Ia menatapku lembut, kemudian tersenyum lalu berkata, ”Karena lebah bisa menyengat seseorang agar ia kembali bersemangat saat ia dalam keadaan terpuruk. Lebah madu juga suka menghibur seseorang dengan bentuknya yang lucu, serta ia bisa membuat orang lain termotivasi untuk berbuat yang lebih baik lagi saat melihat kelincahan lebah madu saat ia terbang.” Ia menarik nafas panjang, digenggamnya erat tanganku. Kemudian ia melanjutkan, ”Tanpa lo sadari, selama beberapa bulan terakhir ini elo dengan berani udah menyengat gue agar gue kembali bersemangat ketika gue terpuruk, elo juga nggak pernah bosan untuk selalu menghibur gue sehingga ada warna tersendiri yang elo buat dihidup gue. Yang nggak kalah penting, elo selalu bergerak dengan penuh semangat, itu membuat gue termotivasi.”
Aku diam dan dengan seksama mendengarkan penjelasannya tentang arti nama Honey Bee. Wajahnya yang tersenyum kini memenuhi bola mataku. Tanganku masih dalam genggamannya yang begitu hangat.
”Honey Bee, apa lo suka nama itu?”
“Sangat.”
“Honey Bee.”
“Ya?”
“Gue sayang elo.”
Dan bibirnya menyentuh keningku lembut.