Pages

Tuesday, 26 October 2010

SAJAK SI KECIL

tanganku kurus, berdaging tipis
ibuku tak mampu belikanku susu
air bercampur gula pun ku minum

aku ingin seperti mereka
yang tertawa-tawa bersama orang tuanya
bergandeng tangan, menunjuk benda yang mereka inginkan
tak lama mereka dapatkan

namun apa dayaku,
di perempatan ini ku berdiri
menepuk-nepuk tangan
nyanyikan lagu  dari suara ku yang sumbang

tubuhku yang kumal membuatku tampak legam
pikirku berkelana dan bertanya:
wahai Tuhan, apakah aku masih pantas tuk bahagia?
kenapa aku ada jika harus sengsara?

di siang panas ini ku berdiri tanpa alas kaki
menahan mirisnya hati oleh tatapan jijik
orang-orang berdasi

Tuhan, jika adil itu memang masih ada,
biarkanlah aku merasakannya
walau hanya setitik dan sekejap.