Pages

Friday, 25 February 2011

Tidak Semua Sama

Good morning, selamat pagi teman! Apa kabar mu hari ini? Baik? Well, saya sendiri agak kurang baik nih. Bukan jasmaninya tapi rohaninya. wih... serem ya kedengerannya? Engga kok, rohani kurang baik bukan berarti saya gila loh. Hanya saja, ada sesuatu yang berputar-putar di otak saya, hm... di pikiran saya tepatnya.Ada apa sih? Terima kasih untuk orang yang peduli dan melempar pertanyaan "ada apa" untuk saya. Sangat terharu (Lap mata),. Kita mulai dari mana ya? hmm.....

Tiap manusia itu punya pendapat yang berbeda, pemikiran yang beda, sikap yang beda, dan hal-hal yang beda lainnya meskipun itu adalah anak kembar. Karena perbedaan inilah yang jika dimanfaatkan dengan baik akan menghasilkan sesuatu yang baik juga. Dan, jika perbedaan ini tidak dimanfaatkan dengan baik, jangankan sesuatu yang baik, sesuatu yang agak baik saja akan sulit didapat. Ditengah rasa perbedaan itu diperlukan sesuatu yang bisa mengikatnya agar tidak terjadi perdebatan panjang nan tak berujung. Apa sih penyatu-penyatu itu? Menurut saya, jawabannya adalah TOLERANSI.
Mentolerir saat ada yang berbeda dengan kita, mentolerir saat mereka memberi state negatif atas keputusan yang kita ambil. Itu tidak mudah, tidak SEMUDAH saat saya mengetik kata-kata ini, tidak SEMUDAH saat saya garuk-garuk kepala karena gatal (ga nyambung), yah... intinya tidak SEMUDAH TEORI yang saya kemukakan. Ada sisi arogansi pada diri kita yang tanpa disadari atau memang sadar MENOLAK untuk menTOLERIR meski kita sadar bahwa itu diperlukan. Yah, memang tidak ada yang mudah dan tidak ada yang lancar dalam tiap perjalanan hidup kita didunia. Selalu ada lubang, jalan yang berkelok maupun jalanan menikung tajam. Akses jalan tol yang jarang sekali bisa kita dapatkan kalau bukan sedang hoki. 

Lalu? Terima dan yakini saja apa yang telah kita putuskan. Buat pertimbangan atas semua tindakan yang kita lakukan, pikirkan effectnya, dan siapkan peluru saat ada orang yang akan runtuhkan pendirianmu. Kedengarannya memang mudah, tapi butuh kesabaran yang ekstra agar semuanya terlaksana. Dan, ini semua terjadi karena TIDAK SEMUA SAMA. Tidak semua berwarna hitam, tidak semua berwarna putih dan kita semua orang bisa berdiri disamping kita dan menyatakan bahwa mereka "sama" dengan kita. Akan selalu ada PERBEDAAN, PERDEBATAN, dan PERASAAN tersinggung, tapi mari kita leburkan semua dan besarkan hati untuk menerima semuanya. Selain orang-orang yang kontra dengan kita, tentu masih banyak orang yang pro terhadap kita sehingga kita masih punya energi untuk melaju.......


1 comment:

Sang Cerpenis bercerita said...

memang tak mudah utk bersikap toleransi, tapi bukan berarti gak bisa.