Pages

Tuesday, 1 March 2011

dialog: perubahan paradigma secara perlahan

apa sih hal yang paling menakutkan? buat saya jika menjawab pertanyaan itu sudah tentu adalah masa depan. kenapa? siapa sih yang tahu di beberapa tahun kedepan akan menjadi apa. tidak ada yang tahu.... proses akan-menjadi-apa di masa depan sedang kita tata sekarang. proses yang rentan dan rawan putus asa dan ketidak yakinan. di usia yang penuh dengan pencarian jati diri dan haus akan "pengakuan", kita berusaha memperlihatkan kemampuan dan keahlian yang kita miliki hanya agar orang melirik dan menarik kita dalam suatu lingkup kegiatan. well, dalam hal ini mungkin saja menarik kita untuk bekerja bersama mereka.

tapi, terkadang semua rencana dan mimpi yang kita rancang terbentur berbagai alasan sehingga membuatnya tidak tercapai atau malah membuat kita tersasar ke suatu jalan yang tidak pernah kita rencanakan. ya, out of consept. saat kita tersadar bahwa mimpi kita dan jalan yang kita lewati melenceng, pastilah yang ada hanya putus asa serta degung-degung negatif yang memenuhi otak. itu semua kemudian akan membuat langkah itu memelan dan kemudian menghilang. oh, tidak! itu sangat tidak baik kawan....

ada suatu masa dalam hidup saya dimana saya merasa tertekan dengan keadaan sekitar. saya dan mimpi saya yang terancam hilang dari genggaman. bagaimana orang-orang terkejut dengan jalan yang saya lewati sekarang, pasalnya mereka tau, bahwa itu bukan jalan yang saya rencanaka. yah, tidak memudah memandang mereka dengan segala keingin tahuan mereka, serta mulut ini tak sanggup untuk menjawab semua keingintahuan mereka. saya tidak sanggup. menjalaninya saja saya sudah bersyukur, karena masih ada kekuatan serta mampu membuktikan bahwa saya tidak ada dibelakang apalagi terbelakang. dengan tertatih pembuktian itu saya lakukan, namun tetap hati ini tidak puas, karena itu bukan kemauan saya! begitu hati saya sering berteriak.

lalu, bagaimana saya bisa bertahan sejauh ini?
karena entah darimana kekuatan itu datang... ditambah dengan dialog-dialog yang menguatkan serta bukan ceramahan kosong yang hanya mampu membuat saya tertidur. dialog yang lahir dari orang-orang yang peduli terhadap saya. apa yang mereka katakan?

1. sahabat saya pernah bilang: "kalau kamu ngerasa ditempat mu mengenyam pendidikan tidak membuat kamu puas dan berkembang, ayolah lihat sekitarmu, kembangkan dirimu sendiri. tidak perlu takut"
2. seorang dosen matkul fave saya bilang: "semua kejadian itu pasti ada alasannya. kenapa kamu disini, itu juga Tuhan pasti ada alasannya. semua tidak sia-sia...."

yaa, kaliamt-kalimat itu yang selalu berputar dikepala saya saat keyakinan dalam diri saya hampir menghilang. dari dua kalimat itu bisa saya simpulkan, bahwa semua yang terjadi dihidup ini, pasti dan selalu ada alasannya. sebagai manusia, kita bertugas untuk menemukan alasan-alasan itu yang tentunya sebuah alasan indah yang Tuhan hadirkan untuk kita....

^^,

keep movin guys. :D