Pages

Tuesday, 2 August 2011

A Little Surprise

Holla blogger, gimana puasanya? Still oke? Saya tadi habis melaksanakan shalat taraweh di mushola yang letaknya persis disebrang rumah. Dan, cukup kaget waktu sadar kalau jamaahnya lebih menipis dibanding 2 malam lalu. Miris ya, padahal baru malam ketiga. Anyhow, mungkin aja mereka masih dijalan karena hari inikan hari pertama kegiatan seperti biasa dimulai, jadi mungkin saja mereka masih banyak yang dijalan. Try to think positive deh :)
Berharap ibadahnya nggak putus ya, tapi kalau perempuan sulit juga karena ada si Miss Red yang mencegat tiap bulan. hiohohohohoh.
Ngomongin puasa kayaknya ngga lengkap kalo ngga ngomongin menu buka puasanya. Asyik ya kalau ada yang dimasakin sama Ibunya menu buka puasa istimewa yang jarang ada kalau dibulan lainnya. Sayang, karena ada bazar dekat rumah ditambah Ibu saya juga kerja, menu untuk buka puasanya jadi beli dibazar deh. Praktis, kata si Ibu. Ya... meski begitu tetep ada kolak buatan si bibi walau belum pernah saya sentuh selama dua hari puasa ini, hehehehee.
Well, setiap keluarga tentu punya ciri khas masing-masing ya, hal itu yang membuat kita beda tapi rasanya manis atau menyenangkan.Rasanya menyenangkan kalau kita bisa bercerita tentang kebiasaan-kebiasaan yang terjadi dikeluarga kita, tapi.... bukan niat sombong ya. Itu hanya kebiasaan dan menurut saya, kebiasaan tiap keluarga itu unik, menyenangkan, dan akan membuat kangen saat berada jauh dari mereka. Seperti keluarga saya....Bukan hal yang aneh sih tapi ini istimewa buat saya.
Jadi, saya punya orang tua yang langsung meng-IYA-kan setiap permintaan anaknya. Selalu setiap saya meminta sesuatu akan dijawab "Insya Allah kalau ada uang", atau di IYA kan dengan embel-embel "Kalau Punya Uang". Waktu saya masih kecil, hal ini rasanya tidak menyenangkan. Pikiran saya sibuk membanding-bandingkan dengan keluarga lain yang setiap anaknya minta sesuatu, voila...benda yang minta langsung ada. Bikin iri kan.... hiks hiks hiks. Tapi, kalau sekarang ngga lagi (setidaknya ngga sekesel dulu, hahahah). Kenapa? Karena cara mereka memberikan barang itu unik. Seperti waktu ibu saya membelikan baju atau celana, without I ask bout it over and over, one day ketika saya masuk kamar ada bungkusan plastik hitam di pojokan tempat tidur saya. Penasaran, saya buka dan...... baju atau celana yang saya minta ada didalam plastik itu! Is that so sweet, right? Sikap seolah-olah tak acuh dengan permintaan sang anak, kemudian mengabulkannya tanpa banyak kata dan menaruh benda itu diam-diam. Nggak tau gimana dengan kalian, tapi yang jelas.... saya suka ini :D
Perasaan kesel, penasaran, nggak sabar waktu nunggu-nunggu apa yang kita minta dan tiba-tiba dihari yang nggak pernah kita prediksikan, benda itu tau-tau ada. It's too sweet for me, i like that, like that very much :)
Seperti hari ini, Ibu ku tiba-tiba masuk kamar waktu saya sedang ngaji dan bilang, "Jam tangan kamu udah bisa dipakai lagi nih." Sambil nyerahin jam tangan hitam yang saya punya sudah dari SMP tapi nggak dipakai karena mesinnya rusak. Yang paling penting, I never told my mom to repair it. Saya nggak pernah minta beliau untuk memperbaikinya. Ah, manis sekali bukan?
Sayang, karena terlalu senang saat itu juga saya langsung memakai jam tersebut. Saat akan saya lepas karena mau ambil air wudhu, tenaga yang saya keluarkan rupanya terlalu besar sehingga pengaitnya putus dan terbang entah kemana. Yap, jamnya RUSAK LAGI. Huh.....
Nih fotonya:
Nggak lucu banget kan, baru dibetulin udah rusak lagi. Alhasil, daripada ngecewain si ibu (atau kena omel), saya sembunyiin deh dan akan saya bawa ke tukang jam biar dibenerin. Wish me luck ya blogger... See you around :D

2 comments:

yanuar catur rastafara said...

wah asiknya dapet hadiah trus nih, "kalau ada uang"..hahahahha..
itu uang 20rb nya keliatann lho..wkakakakak
slamat berpuasa

Sang Cerpenis bercerita said...

aduh pake tenaga apa tuh kok sampai lepas lagi? ck ck ck..