Pages

Thursday, 10 November 2011

Damaikan Diri


semua bergulir, semua mengalir
penerimaan dalam sebuah permintaan
pengenalan untuk membentuk sebuah pengertian
pertemanan agar bisa disebut persahabatan

tanpa paksaan karena penuh rasa iklas
tak harapkan sementara, karena ingin selamanya
mengenali nyata agar menjadi kasat mata

salah dalam memahami kadang terjadi
sulit percaya pada kisah-kisah yang bergulir sedikit terselip
keragu-raguan untuk terus menyelami kadang menghantui
ingin berhenti, berlari dan bersembunyi namun tentu tak memiliki arti

kini saatnya kita berdamai, seperti yang kau inginkan
satu pendapat antara diri, mulut, hati serta otak
ciptakan beragam cerita penuh toleransi
ini tidak sulit meski tak selalu mudah
tapi yakinilah, kalau ini memang sudah seharusnya

6 comments:

Sang Cerpenis bercerita said...

ayo berdamai....puisinya mengandung arti dalam ini

panduan belajar blog said...

sebenarnya saya agak susah memahami maksud yang ingin disampaikan lewat sebuah puisi.

tapi, sekarang ini aku ingin coba menebaknya. sepertinya ini menceritakan kisah seseorang yang sudah ikhlas menerima apa keadaan yang menimpanya. mungkin ia sudah menyadari jika hal inilah yang memang harus terjadi.

panduan belajar blog said...

sebenarnya saya agak susah memahami maksud yang ingin disampaikan lewat sebuah puisi.

tapi, sekarang ini aku ingin coba menebaknya. sepertinya ini menceritakan kisah seseorang yang sudah ikhlas menerima apa keadaan yang menimpanya. mungkin ia sudah menyadari jika hal inilah yang memang harus terjadi.

al kahfi said...

membaca nih puisi damai juga hati di pagi hari,, :)

unu_utamee said...

kahfi: terima kasih ;D

Panduan: iya. sebenarnya ini adl ttg bagaimana kita berdamai dgn kt sndiri unt mampu menerima sbuah knyataan meski bkn yg diharapkan.

Mba fanny: terima kasih :D

ban terbaik diindonesia GT Radial said...

puisi yang dalam maknanya. Salam kenal