Pages

Monday, 16 January 2012

Dan Ternyata

Hidup ini merupakan perjalanan. Maju atau mundurnya berada ditangan kita. Arah mana yang kita tuju, tergantung kesepakatan antara hati, mata kemudian otak. Semua jalan tidak ada yang sama hanya masih banyak yang serupa. Kerikil serta batu-batu besar tentu masih banyak sekali merintangi. Entah bagaimana menyingkirkannya. 
Aku sudah berusaha untuk melewati bahkan menghancurkannya tapi masih saja banyak bagian yang luput tuk kutangani. Hingga hasilnya, jalan-jalan yang kulewati masih serupa seperti jalurku kemarin. Aku merasa bodoh telah bersikap ceroboh. Membiarkan kekuatan hingga kelemahanku terlihat lawan. Alhasil kini aku meratapi akibat perbuatanku. Aku yang mengira telah jauh berjalan, kembali menerima sebuah kenyataan bahwa aku belum berjalan jauh melainkan hanya memutari labirin...

5 comments:

Renungan berbagi said...

ada krikil ambil dan singkirkan. sama halnya dengan masalah, hadapi dan selesaikan. :)

Renungan berbagi said...

mampir yah ke blog gw. kasih saran atau coment gtu. atau request. makasih

Bekti said...

lakukan apa yang menjadi bagian kita, yang besar dan melampaui kekuatan kita serahkan pada Tuhan

Harry Lucky said...

Berat kakak.. hidup ini memang begitu,, yah kaka koreksi cerpen saya yah sekalian masukan ataua apapun..
http://equalspro.blogspot.com/2012/01/pagi-semua-part1.html

de hoppus said...

sudah merupakan bagian hidup yang mesti di jalanani sist..
kalo misalkan lagi sedih ya itu merupakan poses saja. Tentunya kudu di jalani.

*jangan lupa kunjungi blog saya ya sist,kalo berkenan follow back me...