Pages

Monday, 13 August 2012

PUASA

Sedang menjalankan ibadah puasakah teman-teman? Semoga puasa kalian lancar dan diberi keberkahan oleh Allah SWT, amien...

Selama puasa ini selain sibuk menjalani hari sebagai 'fakir kuesioner' disebuah rumah sakit pemerintah, gue juga mengisi waktu luang dengan membaca artikel menarik tentang puasa. Gue paling suka kalau baca tentang kegiatan puasa di negara luar selain Indonesia, Malaysia dan negara-negara muslim lainnya. Karena puasa di tengah umat muslim yang menjadi mayoritas dalam suatu negara seperti sesuatu hal yang biasa. Godaan pasti tetap ada, namun tantangannya tentu tidak seberat mereka yang berpuasa di negara dimana muslim menjadi minoritas. Seperti di Jepang misalnya, di negara itu keberadaan mesjid memang sudah ada. Sayangnya, suara adzan tidak bisa leluasa berkumandang hingga keluar area mesjid. Coba bandingkan dengan suasana puasa disini. Sangat meriah.

Pada dini hari, sekitar jam 3, kita pasti udah susah tidur karena 'kehidupan' di mesjid telah mulai. Mereka akan membangunkan tiap keluarga melalui speaker dari mesjid. Kadang, tidak hanya berteriak "sahur...sahur.." tapi juga diselingi dengan pembacaan ayat suci al-quran. Saat siang, akan sulit kita temukan orang yang makan disembarang tempat. Kalaupun ada resto yang tetap buka, mereka pasti akan menutup kaca-kaca resto mereka sebagai bentuk usaha menghargai kaum yang sedang berpuasa. Dan, soal makanan, entah kenapa di bulan ramadhan seakan menjadi momen tumpah ruahnya jenis makanan. Tentu aja, karena ketika sedang berpuasa apapun yang terlihat mata akan menjadi begitu menggiurkan. Makanya, makanan dan minuman tersebut akan terhidang di meja sebagai menu buka puasa atau sahur. 

Waktu berpuasa di Indonesia juga gue bilang enak. Siang dan malam yang relatif seimbang lamanya membuat ibadah kita jadi gak terlalu lama juga terasa seimbang. Coba bandingkan di negara seperti Amerika yang kalau Ramadhan jatuh di musim panas maka puasa akan lebih panjang hingga jam 8 malam. Rasanya, gue gak bisa ngebayanginnya deh, hehehehe. Belum lagi, suasananya yang jauh dari kata islami. Gak ada tuh yang namanya hidangan takjil kayak disini, acara-acara TV spesial ramadhan, hingga ceramah keagamaan kalau bukan di lingkungan muslim sendiri.

Gue juga kemarin sempet baca artikel tentang pemain sepak bola internasional yang tetap menjalani puasa meski harus berlatih keras dan berhadapan dengan orang-orang yang makan-minum dihadapan mereka. Membaca artikel itu membuat gue malu, sedih, sekaligus salut kepada mereka. Malu, karena di tengah kenikmatan puasa di Indonesia kita masih saja mengeluh dan bersikap menyebalkan pada Tuhan. Sedih, soalnya gue ngebayangin apa rasanya jadi mereka. Mungkin, mereka udah biasa dan gue sebagai pihak yang gak terbiasa jadi lebay sendiri, hohoho. Salut, ketika banyak umat muslim yang tinggal di negara yang bukan muslim memilih anonimitas untuk menutupi jati dirinya namun mereka justru bangga memperlihatkan kemusliman mereka.

Sungguh, apa yang kita alami disini, gue rasa belum ada apa-apanya. Jadi, kalau sampai puasanya batal karena gak kuat lihat godaan orang-orang lagi makan, wajib deh malu dengan saudara-saudara muslim di luar sana yang tetap beribadah meski dalam kondisi sulit. :)




HAPPY FASTING EVERYONE!

No comments: