Pages

Wednesday, 19 September 2012

Catatan Kecil

Hari yang penat, tidak bersahabat dan memang tidak memiliki sahabat
sendiri, satu-satunya teman yang kumiliki
tawa-tawa itu tak dapat menarik sudut bibirku

aku telah dinyatakan kalah
oleh wasit pertandingan yang tak tahu aturan permainan
hanya asal tiup peluit agar tepuk tangan riuh penonton bergemuruh
matanya buta tak melihatku yang telah murka

hatiku menjerit
tidak pilu atau sakit hati namun mengharap agar teradili
senyum dibibir kukembangkan sebagai tanda perdamaian
sayang, kau tak mampu memahaminya
kembali kau bunyikan genderang perang

aku prajurit terbuang
mencatatat gerutu-gerutu kecil yang tercipta oleh imaji
bukan untuk membuatmu tersudut
tidak untuk menyudutkanmu
hanya ingin, buatmu pahami
pedang yang sama tak ingin kuhunus lagi....

2 comments:

Muhammad A Vip said...

ini catatan sekarang kecil, tapi nanti bisa jadi besar. sirami yang rajin ya...

Triando (Rian) said...

semoga gak perlu menghunus pedang lagi