Pages

Thursday, 11 October 2012

Sebuah Nama

Input ulang data adalah hukuman sosial untuk orang yang lalai nyimpen berkas padahal udah muak belajar filling sistem di semester... LUPA! Gila, kadang saya mikir, selama ini kuliah tuh ngapain ya? hahahhaa.
Oke, cukup sudah hukuman sosial yang saya terima malam ini. Cukup untuk pengkhianatan SPSS jadul di komputer yang gak kalah jadul milik saya sekeluarga. Cukup untuk kenyataan bahwa besok pagi harus ke kampus lagi karena emang belum putus kontrak di kampus, dan cukup untuk sadar kalau nyimpen data mesti hati-hati.

Saya udah pusing dan ya... mau gak mau mesti nunggu besok untuk menuntaskannya. Ngebajak laptop orang wajib hukumnya. Dan, buat ngerefresh otak, mari kita bercengkrama di blog ini...

Entah kenapa saya jadi teringat pada sebuah nama panggilan sayang seorang saabat buat saya. Honey doll. Jangan bayangin ada settingan romantis saat nama itu diucapkan. Gak ada pesta perayaan sama sekali meki cuma kembang api. Nama tersebut keluar gitu aja dari mulut dia ketika kita sedang tukar cerita. Tepatnya, saya diam mendengarkan dan menyimak sementara dia ceritain semua masalahnya. Saya pun gak lantas terharu, berlinang air mata atau sebagainya ketika dia menyebut saya,"Doll." Cuma ekspresi bengong yang culun sambil ngulang kata, "Doll?" oia, plus alis mencuat tanda bingung.

Kenapa saya bingung? Karena Doll berarti boneka. Lebih bingung lagi saat dia ngelengkapin maksudnya, Honey Doll. Ngeliat tampang bloon saya, si teman langsung menjelaskan maksudnya. Boleh saya jelasin disini? Terima kasih.

Jadi, secara harfiah Honey Doll adalah boneka lucu, (sebentar saya mau ngaca.). Tapi secara filosofis, makna yang ada dalam Honey Doll merupakan sebutan untuk orang yang dekat dengan kamu. Bukan cuma dekat, tapi orang itu bisa jadi pendengar setia terhadap ceritamu. Orang seperti ini bisa buat kita lebih lega karena bisa menyalurkan emosi tanpa di potong. Banyak orang yang ingin didengar, tapi sedikit yang mau mendengar. Dan honey doll adalah pendengar yang baik. Sayangnya, seorang Honey Doll gak bisa kasih pendapat apapun mengenai masalah kamu. Sosok Honey Doll cocok untuk mendampingi seseorang yang hanya ingin didengar tanpa merasa perlu diberi nasihat. 

Selain, Honey Doll, si teman juga bilang ada Honey Bee. Yeah, lebah madu... tolong jangan lihat lebahnya tapi lihat sifat si lebah. Dia lincah, kadang bisa menusuk, rajin, dan mau membantu. Begitu juga dengan seorang Honey Bee. Cocok untuk mewakili seseorang yang lincah, rajin, 'menusuk' seseorang agar lebih semangat dan membantu memberi solusi serta saran bagi masalahnya.

Nah, kira-kira sebutan apa yang pas untuk mewakili orang terdekat kamu? Pikirin yak tapi gak perlu kirim surat segala kalo udah ketemu, hehehehe.

Saya undur diri dulu ya, terima kasih udah nemenin :D :D :D

No comments: