Pages

Friday, 19 October 2012

Sedang Ingin Merenung

Kalo ditanya film horor apa yang paling serem, saya akan jawab Grave Torture. Bila ada yang jawab 'gak serem', tolong jelasin bagian mana. Karena, sepanjang nonton film itu saya seperti anak curut. Kecut. Gak berani terang-terangan menatap ke layar, sembunyi di balik bantal. Well, film itu 100% serem. Selain itu, mengandung banyak hal untuk direnungkan meski hanya beberapa menit dan tanpa dialog kecuali si anak teriak "Woy...Woy...Woy...".
Sesuai dengan judulnya Grave Torture (Silent Teror), film garapan Joko Anwar ini bener-bener meneror penonton. Meski pun nonton siang hari, kalo nyali sekuprit, tetep aja bakalan kebat-kebit. Untuk kaum beragama apapun itu, khususnya muslim, film ini lebih menohok lagi. Karena, film ini bukan film horor esek-esek seperti yang kita lihat dibioskop. Namun, film mengenai penggalan kelanjutan hidup kita dialam kubur. Umat muslim pasti udah gak asing dengan ajaran kehidupan setelah kematian untuk mempertanggung jawabkan perbuatan didunia. Film ini menggambarkan hal itu dengan baik. Dari mulai malaikat datang dengan menyapa "Man Rabbuka", kemudian si jenazah kembali terbuka matanya namun sulit menjawab. Mungkin karena semasa hidup bukan orang baik. Lantas, jenazah tersebut ditarik kebelakang. Suara-suara penyiksaan lalu terdengar. Tak lama, jenazah kembali dengan keadaan kafan penuh darah. Bagian ini seperti memukul otak saya dengan gada yang begitu besar. Hingga membuat saya sampai pada suatu tanya yaitu, "apakah warna coklat pada kafan di jenazah selama ini bukan karena lama terkubur hingga terkotori oleh tanah, melainkan karena siksa kubur yang alaminya?"


Nah, coba deh tonton filmnya. Gimana pendapat kamu?

2 comments:

Sang Cerpenis bercerita said...

hii serem akh ngomongin kafan.

Muhammad A Vip said...

saya kalo nonton pilm indonesia ujungnya selalu kecewa, saya denger ceritanya saja deh