Pages

Monday, 19 November 2012

Sepasang Lilin

Hujan turun lebat malam ini
Kilat dan petir berlomba ciptakan kilau serta gemuruh
PLN tak berani ambil resiko
Pemadaman listri dilakukannya

Gelap

Mataku tak kuasa menembus kedalam gelap
Lantas kamu datang, sodorkan aku sepasang lilin dengan api menyala-nyala
Gemetar,
Ku terima lilin itu dari sikapmu yang tenang
Aku terkesima...

Kegelapan masih melanda
PLN merasa tak punya daya bersaing dengan kilat dan petirnya
Kini angin ikut beraksi juga
Memberi hembusannya yang paling kencang
Jumawa ketika mampu membawa genting dari tempatnya
Merobohkan pohon-pohon tua dipinggir jalan
Kemudian tertawa keras padaku saat lilin yang kau beri dipadamkannya

Lagi, aku terkesima

Kamu hanya berdiri saja, tidak beranjak mencari api tuk nyalakan lilinku lagi
Ingin kutuangkan tanya
Hanya saja kerongkonganku tercekat
Dan aku seakan tak punya kata-kata
Aku bisu

Kemudian, lilin menyala
Lampu menerangimu
Aku lantas melihat seringai licikmu
Kamu melempar lilin digenggamanmu
Lalu pergi bersama tanya yang kamu lukis di anganku

1 comment:

Muhammad A Vip said...

saya bukan petugas PLN lho...:D