Pages

Saturday, 29 December 2012

Yang Di Butuhkan

Kalimat: Berdoa dan Berusaha, sudah pasti sering kita dengar. Mungkin klasik, tapi seringnya hal-hal klasik merupakan sesuatu yang lebih sering benar. 

Misalnya, ketika kita menginginkan sesuatu, dengan hanya berdoa saja tidaklah cukup. Tuhan tidak serta merta menjatuhkan 'harapan' kita dari langit tanpa kita berusaha untuk menggapainya. Dibutuhkan peluh dari tiap inci usaha yang kita lakukan.

Dia juga ingin melihat sejauh mana kesungguhan kita karena tidak ingin apa yang IA beri, kita sia-siakan begitu saja.

Dan, bila langkah kita telah banyak tercipta, telah banyak luka yang tergores, telah menghasil berbutir-butir peluh, maka yang dibutuhkan adalah PERCAYA.

Percaya, kalau Tuhan merupakan Dzat yang Maha Mengetahui tempat terbaik untuk kita berkarya, menghasilkan serta menjadi manfaat bagi orang di sekitar. Tidak hanya sekedar 'menghasilkan' namun juga memberi kebaikan dan berguna untuk orang-orang disekitar. 
Percaya, bahwa Tuhan sedang menyiapkan kado terindah untuk manusia sabar seperti kita.
Percaya, bahwa Tuhan tidak sedang tertidur lelap melainkan mendengarkan tiap hela nafas berisi doa terindah yang kita ucapkan disetiap jengkal langkah.
Percaya, bahwa rasa YAKIN yang terus kita tanamkan padaNya akan menghantarkan kita pada sebuah keindahan tersendiri yang selama ini kita tunggu.

Maka, jika kita telah berusaha, telah berdoa, yang dibutuhkan selanjutnya adalah hati yang lebih lapang untuk bersabar menanti 'hadiah' terindah dari Tuhan.

Selamat siang blogger!

1 comment:

anotherorion said...

saya pernah nulis tulisan senada juga mbak nurul di http://anotherorion.com/a-god-promise dan http://anotherorion.wordpress.com/2011/10/13/psikologi-doa/