Pages

Tuesday, 17 November 2015

PEKERJAAN ENAK

Pagi ini, saya sedang membuat laporan ketika saya tertohok oleh perkataan seseorang yang baru memasuki ruang kerja kami.
Dia berkata, "Enak ya kerjaan lo. Gitu-gitu doang." (Well, dia bekerja dibagian pantry dan harus bagiin snack bagi karyawan).
Karena saya bekerja di bagian office dan 'kelihatannya' hanya duduk, ngetik-ngetik, lantas dibilang enak. Padahal... pekerjaan saya memiliki presure tersendiri yang sering bikin saya pengen banget bilang "enough". Belum lagi, pekerjaan di bagian manajemen kan gak ada istilah diover kan pada kawan seperti halnya kalau kita bekerja dengan jam kerja shift. Rasanya pekerjaan itu gak ada habisnya, deh.

Menurut saya, pekerjaan dalam bidang apapun, meski terlihat remeh pun, tetap memiliki risiko, tekanan dan beban tersendiri yang gak bisa kita pukul rata bahwa pekerjaannya lebih enak daripada pekerjaan kita. Meski pun, pekerjaan tersebut sesuai dengan minat dan pilihan. Namun tetap, gak ada pekerjaan enak didunia ini. Seenak-enaknya pun, pasti akan ada momen --meski hanya 1 menit-- di mana kita pengen banget nge-skip apa yang sedang dikerjakan.

Untuk itu, marilah saling mengharhai pekerjaan masing-masing orang dimulai dengan berhenti mengatakan "enak ya kerjaan elu...". Sebab, kita gak pernah tahu gimana tantangan dan tekanan yang harus dihadapinya.

No comments: