Pages

Saturday, 19 December 2015

SEBUAH WADAH BAGI PARA KREATIF!

Lama tidak bersua dengan semua hal mengenai tulis menulis entah itu cerpen, puisi, sajak-sajak singkat, bahkan quote yang dulu sering sekali saya buat. Bikin saya cukup kagok ketika memutuskan untuk kembali bersentuhan dengan dunia yang dulunya saya geluti setengah mati. Ya, menulis sama dengan bersepeda. Akan sangat lancar jika kita rajin berlatih, atau sering jalan-jalan, tapi bisa membuat kagok bahkan jatuh bila lama tidak digunakan. Seperti itulah, rasanya frustasi sekali. Biasanya, kursos pada Microsoft Office tidak perlu waktu berjam-jam hanya untuk saya pandangi, sebab ide-ide mudah sekali mengalir. Tapi... kala saya mencoba menulis setelah sekian lama tidak melakukannya sungguh kaku. Benar-benar tidak tahu harus bagaimana untuk sekedar memulai awal, tidak tahu bagaimana membuat alur yang baik dan bagus dalam sebuah cerita. Ini bikin saya mau nangis, banting buku, banting laptop, dan hampir menyerah. Namun, suatu hari saya menemukan sebuah kata-kata bijak, yaitu: Jika kamu ingin menjadi pribadi kreatif, bergaullah dengan orang-orang kreatif.

Dari situlah, saya mulai kasak kusuk mencari-cari sebuah media terutama online yang isinya benar-benar orang kreatif dan menyukai dunia menulis. Mencari wadah seperti ini tidaklah mudah, sebab perkembangan internet yang semakin canggih juga harus membuat kita meningkatkan kehati-hatian, sebab jika tidak, kita akan terjerumus pada hal-hal negatif yang menggunakan hobi kita sebagai cara untuk membuat kita tertarik. Dulu, saat saya masih kuliah, saya pernah ikut sebuah grup kepenulisan minor yang ada di facebook. Mereka menyelenggarakan sebuah event antologi cerpen, demi untuk meningkatkan jam terbang saya ikutan acara tersebut. Dan, ternyata karya saya berhasil lolos seleksi dan akan dibukukan dengan sesama rekan penulis lainnya. Kami diminta patungan dengan dalih sebagai uang untuk proses pencetakan buku tersebut dan dijanjikan uang royalti dari hasil penjualan. Seiring berjalannya waktu, buku tersebut akhirnya berhasil tercetak dan dikirim kepada kami para penulisnya. Namun, hingga saya menulis postingan ini, tidak sepeser pun saya menerima royalti yang dijanjikan. Di akun facebooknya, salah satu panitia berkeluh kesah mengenai penjualan yang jeblok dan hasil yang tidak seberapa sehingga mereka bingung bagaimana untuk membagikan royalti pada para penulis. Saya menyadari, jika buku tersebut memang terdiri dari para penulis amatir yang wajar rasanya jika kalah dalam penjualan bila dibandingkan dengan buku-buku para profesional. Mengenai royalti, saya pun tidak mempersalahkan, sebab pikir saya saat itu memperbanyak jam terbang ialah hal yang lebih penting. Namun, saya menggaris bawahi manajemen kepanitiaan buku minor yang bagi saya patut diacungi jempol secara terbalik. Ya, saya kecewa sekali... Kenapa? Sebab, meski pun kita berposisi sebagai penulis minor, namun dalam membuat karya kita tetap menggunakan otak untuk berpikir, Saya merasa sudah seharusnya kami dihargai dengan cara melaporkan progress penjualan setiap bulan. Ada tidak ada pembeli, itu masalah bersama, yang penting laporkan. Komunikasi itu penting. Sehingga kami tidak menjadi salah paham. Berkaca dari hal tersebut, saya jadi tidak mau asal-asalan dalam ikut serta lomba atau event menulis.

Beruntung, karena pada akhirnya saya menemukan sebuah platform yang isinya benar-benar penulis, baik yang sedang belajar maupun sudah profesional. Nama platform tersebut ialah Storial.Co.

Storial.Co merupakan perusahaan dari Nulisbuku.com yang merupakan wadah untuk para penulis yang ingin menerbitkan bukunya sendiri, istilahnya Self Publisher. Gabung dengan Storial.Co pun mudah sekali. kita hanya perlu membuat akun di sana dan GRATIS! Meski pun begitu, platfom ini menawarkan banyak keuntungan dari kita, para pekuter alis Penulis Kurang Terkenal, yaitu:


  1. Kita dapat menulis cerita dan dibaca oleh kurang lebih 1800 anggota di Storial.Co. Ingat ya, sebagai sebuah media, para anggota Storial.Co tidak hanya kumpulan penulis amatir, namun juga ada yang sudah Pro, dan tidak menutup kemungkinan para pemilik usaha percetakan buku yang dapat membaca karyamu. Ya, anggap saja Storial.Co adalah portofolio online milikmu.
  2. Ini nih yang asyik, regitrasi GRATIS... TIS... cukup kamu bayar saja pulsa untuk biaya kamu internetan, he...he...he...
  3. Koleksi di Storial.Co lengkap loh. Ada kumcer cinta-cintaan, novel, kumpulan puisi, buku travelling, dan kamu pun punya kesempatan untuk ciptakan sendiri genre-mu.
  4. Storial.Co mudah sekali diakses melalui gadjetmu dan ramah untuk pandangan mata (gak bikin siwer).
Ini adalah halaman petama dari Storial.Co

Nama Storial.Co yang mudah diingat dan gak pasaran, memudahkan kita untuk menemukan media tersebut. Design Web-nya pun gak norak. Eye catchy dengan pemandangan seseorang tengah menulis dihadapan pantai dan buku-buku yang telah di Up Load di Storial.Co. Dari depannya aja, sudah membuat penasaran tentang isi di dalamnya. Iya kan?


Untuk kamu-kamu yang belum punya akun di Storial.Co hanya tinggal login saja. Isi data diri kamu, upload foto yang keren, voilla... kamu siap untuk membuat buku-buku di Storial.Co!





































Seperti toko buku offline yang memiliki etalase untuk memajang buku-buku koleksinya, begitu pula dengan media Online Storial.Co. Mereka memiliki semacam etalase yang memajang buku mulai dari buku terpopuler, hingga buku terbaru lengkap dengan jumlah bintang sebagai peringkat yang dimiliki oleh masing-masing buku.

Pihak editor dari Storial.Co rajin memperbaharui buku terpopuler menurut pilihan editor. Sebuah stimulus yang baik demi membuat para penulis termotivasi untuk semakin memperbaiki tulisannya.

Dan, untuk buku atau bab baru yang diunggah, akan ditampilkan dihalaman Storial.Co jadi para penulis maun pun pembaca dapat mampir untuk membaca sehingga gak kelewatan.

Saya pun sudah bergabung dengan Storial.Co dan telah membuat buku dengan tajuk Mengenai Waktu yang berisi cerpen-cerpen. Baru tiga bab, dan belum masuk sebagai buku pilihan editor (curhat colongan hahaha). Tidak apa-apa, yang penting saya melakukannya, dan semakin sering kita berlatih semoga akan semakin memperbaiki kualitas tulisan sehingga dengan begitu para pembaca akan semakin percaya pada karya-karya kita. 

Nah, tunggu apalagi? Mari segera gabung dan sama-sama kita warnai dunia menulis dengan karya-karya kita.

Happy writing pals!

No comments: